By Plimun Web Design

Articles

SERUYAN

Share this post


Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE SUR- YA MERIAHKAN PAWAI PEMBANGUNAN NAIK SEPEDA GOES

KUALA PEMBUANG – Kemeriahan pawai pembangunan memperingati hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI Ke-68 tahun ini sungguh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Selain di ikuti empat ribuan lebih peserta pawai, para warga yang menonton di sepanjang rute yang di lalui peserta pawai juga terlihat sangat antusias.

Meriahnya Lagi, pawai pembangunan ini juga di ikuti oleh bupati seruyan Sudarsono dan Wakil Bupati Seruyan Yulhaidir dengan menaiki Sepeda Goes.

“Mari momentum ini kita jadikan semangat untuk lebih meningkatkan kerjasama dalam membangun Kabupaten Seruyan menjadi kabupaten yang lebih maju,” ajak Sudarsono. (borneonews/sampitonline.com)


 

/* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;}
Nelayan Dilarang Menangkap Ikan Pesut


Kuala Pembuang – Kepala Bahan Lingkungan Hidup (BLH) Seruyan Sugianoor menyayangkan masih adanya nelayan di Kabupaten Seruyan yang menangkap ikan pesut. Ikan itu merupakan salah satu satwa yang mulai langka dan dilindungi undang-undang.

 “Kami sangat prihatin sekaligus menyayangkan kalau ikan pesut masih ditangkap,” katanya, pekan lalu.

Gian, sapaan Sugianoor menegaskan ikan yang mirip dengan lumba-lumba itu tidak boleh ditangkap sebab populasinya mulai langka. “Apapun alasannya ikan itu tidak boleh ditangkap. Supaya tidak populasinya tidak punah,”tegasnya.(borneonews/sampitonline.com)


 

Kadar Air Sungai Seruyan Lebihi Baku Mutu


KUALA PEMBUANG – Saat ini, secara fisik kondisi air Sungai Seruyan telah mengalami perubahan. Hasil penelitian Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Seruyan memperlihatkan kadar air sungai tersebut telah melebihi baku mutu.

Menurut Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Seruyan H Sugian Noor SPt SE MP, sampel air untuk penelitian itu diambil dari beberapa titik di sepanjang Sungai Seruyan antara lain, wilayah Rantau Pulut, Kecamatan Seruyan Tengah, Kecamatan Hanau, Kecamatan Seruyan Hilir hingga ke muara Sungai Seruyan yang berbatasan dengan Laut Jawa.

"Meskipun kadar air Sungai Seruyan telah melebihi baku mutu, tapi hingga saat ini masih banyak masyarakat yang memanfaatkannya untuk keperluan MCK," ujar Sugian. (kalteng pos/sampitonline.com)
Cuaca Buruk, Izin Berlayar Kembali DISTOP


KUALA PEMBUANG – Setelah beberapa pekan terakhir aktivitas pelayaran di Kuala Pembuang berjalan cukup normal, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (K2OP) Kelas V Kuala Pembuang kembali melarang kapal dagang untuk melakukan pelayaran akibat cuaca buruk.

"Sebenarnya ketinggian gelombang sudah mulai naik sejak Minggu (17/2). Maka dari itu sudah dua hari sejak Senin (18/2), izin berlayar kami tunda untuk sementara waktu," ungkap Plh Kepala K2OP Kelas V Kuala Pembuang Abdullah, Selasa (19/2).

"Sejak izin berlayar ditunda hanya ada satu kapal yang mengajukan ijin berlayar, itupun tidak kami izinkan sebab kondisi perairan masih berbahaya." (borneonews/sampitonline.com)




2014, Seruyan Targetkan Tak Lagi "Tertinggal"


KUALA PEMBUANG – Saat ini, Kabupaten Seruyan termasuk dalam urutan ke-41 dari 183 desa tertinggal di seluruh Indonesia. Hal tersebut mengacu pada hasil rapat konsultasi (rakon) perihal kebutuhan pengentasan kabupaten tertinggal yang dilaksanakan pemerintah pusat di Medan Sumatera Utara, 3-5 Febuari 2013.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Seruyan Pincianto mengatakan, sebenarnya Kabupaten Seruyan terus berupaya agar keluar dari status kabupaten tertinggal.

Tujuan tersebut sejalan dengan hasil rakon yang menyebutkan bahwa Kabupaten Seruyan merupakan salah satu kabupaten yang menjadi prioritas agar keluar dari status kabupaten tertinggal pada 2014 mendatang. (kalteng pos/sampitonline.com)






Dana BOS SD/SMP Rp 15 M Lebih


KUALA PEMBUANG – Tahun 2013 ini, dana bantuan operasional sekola (BOS) untuk tingkat SD dan SMP di Kabupaten Seruyan sebesar Rp 15.968.310.000.

"Besarnya dana Bos pusat yang diberikan kepada masing-masing murid SD dan SMP tidak mengalami perubahan atau masih seperti tahun sebelumnya," kata pelaksana tugas (plt) Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) kabupaten Seruyan Mashrohim S.Pd melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Usman Kholik.

Menurut dia, setiap murid SD akan mendapat dana sebesar Rp580 ribu per orang per tahun, sedangkan untuk pelajar SMP akan mendapatkan dana sebesar Rp710 ribu per orang per tahun.  (kalteng pos/sampitonline.com)
Tak Ada Toleransi Bagi Pengendara Nakal


KUALA PEMBUANG – Ke depan, tidak ada lagi toleransi bagi pengendara yang melanggar tata-tertib berlalu lintas di kawasan Jalan A Yani Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan. Bagi yang melanggar akan diberi sanksi tilang.

Kapolres Seruyan AKBP Dally Achmad Mutiara SIK melalui Kepala Satuan (Kasat) Lalu Lintas AKP M Fadholin mengaku pihaknya sudah mengajukan usulan penetapan jalan A Yani sebagai KTL.

Ditegaskan, setelah ada penetapan Jalan A Yani sebagai KTL, maka setiap pengendara baik roda dua maupun lebih harus mematuhi peraturan berlalu lintas. (kalteng pos/sampitonline.com)

Panwaslu akan Tindak tegas Pelaku KECURANGAN Pemilu Kada

KUALA PEMBUANG – Pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) Seruyan yang rencananya bakal digelar April mendatang diharapkan bisa berjalan dengan lancar.

Ketua Panwaslu Seruyan Atep Budiman menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada calon kepala yang melakukan pelanggaran maupun kecurangan dalam pelaksanaan pemilukada.

"Dalam pemilu kada ini, kami tidak memandang siapapun, bagi yang melakukan pelanggaran maupun kecurangan akan kita tindak tegas sesuai aturan," katanya, rabu (23/1). (borneonews/sampitonline.com)

Nelayan Diperbolehkan Melaut


KUALA PEMBUANG – Cuaca di Laut Jawa, khususnya yang berada di wilayah perairan Kabupaten Seruyan berangsur normal. Sejak Minggu (13/1), Kantor Kesyahbandaan dan Otoritas Pelabuhan (K2OP) Kelas V Kuala Pembuang telah membolehkan para nelayan yang asal Kabupaten Seruyan untuk melaut.

"MUlai hari ini (minggu, 13/1) nelayan kita perbolehkan melaut, sebab perairan wilayah Seruyan mulai membaik, ketinggian gelombang dibawah 3 meter," ungkap Pelaksana Harian (Plh) Kepala K2OP Kelas V Kuala Pembuang Abdullah.

Sayangnya, izin melaut tersebut hanya diberikan bagi nelayan dengan kapal berukuran cukup besa. Yang berukuran antara 20 gross tonnage (GT) hingga 30 GT.
(borneonews/sampitonline.com)
 
Sekda Seruyan MENGUNDURKAN DIRI


KUALA PEMBUANG – Sekretaris Daerah (Sekda) kabupaten Seruyan Sutrisno mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri Sutrisno dari pucuk pimpinan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan itu bukan karena tersangkut masalah. Melainkan yang bersangkutan bakal maju pada pemilihan umum kepala daerah (pemilu kada) Seruyan April mendatang.

"Memang benar, saya mengundurkan diri dari jabatan sebagai Sekda. Sebab itu merupakan syarat untuk mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU)," ungkapnya, Senin (7/1).

Dijelaskannya, pengunduran diri itu hanya untuk jabatan sebagai Sekda bukan pengunduran diri sebagai PNS. (borneonews/sampitonline.com)
Perda APBD Seruyan 2013 Disahkan


KUALA PEMBUANG – Rancangan peraturan daerah (raperda) tentang anggaran pendapat dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Seruyan tahun 2013 akhirnya ditetapkan dan disahkan menjadi perda.

Penetapan perda APBD tersebut dilakukan melalui rapat paripurna ke-2 masa persidangan III tahun 2012 DPRD Kabupaten Seruyan, di Kuala Pembuang, Jumat (28/12).

Komposisi APBD Seruyan tahun 2013 yang ditetapkan adalah pendapatan daerah Rp745.953.464.971,8, belanja daerah Rp865.837.035.441,87, dan pembiayaan daerah (defisit) Rp 119.883.570.470,69. (kalteng pos/sampitonline.com)

Pedagang Terompet Bermunculan


KUALA PEMBUANG – Menjelang momen tahun baru kali ini, mulai banyak dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat untuk mengais rezeki. Paling menggiurkan adalah berjualan terompet dan topeng dari berbagai macam karakter.

Imam salah seorang penjual terompet mengaku, berjualan terompet hanya sebatas akhir tahun saja. Setelah lewat tahun baru maka dia kembali bekerja sebagai buruh bangunan.

"Untuk terompet dapat laku terjual sampai sepuluh terompet perhari. Ini merupakan berkah tersendiri dari momen tahun baru. Kami menjual terompet sampai menjelang pergantian malam tahun baru 2013," ungkap pria asal Madura ini. (kalteng pos/sampitonline.com)
Penerbangan Perintis Dilanjutkan


KUALA PEMBUANG – Penerbangan perintis dari Kabupaten Seruyan masih tetap akn dilanjutkan pada tahun 2013 mendatang. Subsidi penerbangan perintis ini dananya juga akan tetap bersumber dari APBN serta APBD Kabupaten Seruyan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Seruyan HM Darwan Ali, "Selain penerbangan perintis ini akan terus dilanjutkan, kita juga berharap pengembangan Bandara Kuala Pembuang bisa segera dilaksanakan," ujar Darwan didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Seruyan, Ir Piter Mangente.

Sementara itu Pieter menambahkan bahwa berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, pada tahun 2013 nanti, pemerintah pusat siap mengucurkan bantuan dana untuk pengembangan bandara Kuala Pembuang, antara lain untuk perpanjangan landasan pacu (run way) dari 900 meter menjadi 1.200 meter serta pengembangan fasilitas terminal penumpang. (kalteng pos/sampitonline.com)
Warga Khawatirkan Banjir


KUALA PEMBUANG – Hujan terus-menerus yang menerpa Kabupaten Seruyan membuat khawatir sebagian masyarakat di Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan.

"Semoga musim hujan kali ini tidak menyebabkan terjadinya banjir," ujar Fatimah, warga Desa Sungai Undang, Kecamatan Seruyan Hilir, Minggu (16/12).

"Walaupun demikian, kami masih khawatir. Apalagi bila pasang air laut tinggi, dikhawtirkan akan menyebabkan terjadinya banjir. Sebab pasang air laut dapat menambah debit air di Sungai Seruyan," jelas Fatimah. (kalteng pos/sampitonline.com)
Ratusan Calon Pelanggan Baru PDAM TAK TERLAYANI


KUALA PEMBUANG – Penyerapan pemasangan saluran baru bagi calon pelanggan baru perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kuala Pembuang dinilai belum maksimal. Hal itu terlihat dari masih banyaknya daftar tunggu pemasangan pelanggan baru PDAM.

"Cakupan pelayanan PDAM tehadap pelanggan baru belum maksimal. Terlihat hingga akhir tahun masih banyak daftar tunggu untuk pemasangan baru. Jumlahnya mencapai ratusan," kata Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan Bejo Risyanto, kamis (13/12).

"Memang daftar tunggu pelanggan baru masih banyak, sekitar 500 orang. Dan kami belum bisa melayani para calon pelanggan itu," kata Direktur PDAM Kuala Pembuang, Argiansyah. (borneonews/sampitonline.com)

Perajin Sambut Swasembada


KUALA PEMBUANG – Rencana pemerintah untuk melakukan swasembada pangan yang salah satunya adalah swasembada kedelai pada tahun depan, disambut baik oleh pengolah tempe dan tahu di Kabupaten Seruyan.

"Kami merasa berterima kasih pemkab yang telah memberi perhatian kepada kami mengenai hal tersebut," ucap salah seorang pengolah tempe dan tahu, Nur, Rabu (12/12).

Dia berharap, agar rencana swasembada kedelai tersebut dapat terwujud dan pihaknya merasa terbantu dengan adanya ini. (kalteng pos/sampitonline.com)

Kinerja Lemah, Bupati Roling 99 Persen SKPD

KUALA PEMBUANG – Dianggap kinerja lemah, dalam waktu dekat, Bupati Seruyan HM Darwan Ali akan melakukan roling terhadap 99 persen pejabat eselon II, III dan IV di lingkup Pemkab Seruyan.

"Pada bulan ini, tepatnya setelah Hari Natal, saya akan melakukan roling 99 persen di semua SKPD di kabupaten Seruyan," katanya, senin (10/12).

Dia berharap dengan roling tersebut, kinerja aparatur pemerintah akan semakin baik. (kalteng pos/sampitonline.com)

Warga Terima Bantuan Beras

KUALA PEMBUANG – Lantaran mengalami gagal panen yang disebabkan musim kemarau panjang beberapa waktu lalu, serta musim hujan saat ini yang juga mulai mengganggu tanaman pertanian, ratusan warga dari enam desa di wilayah Kecamatan Seruyan Hilir Timur memperoleh bantuan beras dari Pemerintah Kabupaten Seruyan.

Keenam desa tersebut adalah Pematang Panjang, Sungai Bakau, Kartika Bhakti (eks-Trans Unit I, Bangun Harja (eks-Trans Unit II), Halimaung Jaya (eks Trans Unit III), dan Mekar Indah (eks-Trans Unit IV). Setiap kepala keluarga (KK) penerima bantuan memperoleh beras sebanyak 14 kilogram yang  berasal dari cadangan beras pemerintah (CBP) tahun 2012.

Bantuan beras itu secara simbolis diserahkan Kepala Dinas Sosial Seruyan Masrani kepada Camat Seruyan Hilir Timur Budi Rahman SIP MAP, selasa (4/12). (kalteng pos/sampitonline.com)

Kadisperindagkop Mengaku Tidak Tahu


KUALA PEMBUANG – Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindag) Kabupaten Seruyan Sumardjono SH mengaku tidak tahu soal pembangunan pasar sayur dan ikan (saik) Kuala Pembuan. Begitu juga pemilihan warna merah untuk atap lobi pasar yang saat ini dikeluhkan sejumlah pedagang.

"Saya minta maaf jika tidak bisa menjawab masalah iini, sebab pembangunan pasar saik tersebut dibangun saat saya belum menjbat sebagai Kadisperindagkop Seruyan. Jadi, silakan ditanyakan langsung kepada mantan kadis sebelum saya," kata Sumarjono mengelak.

Ditanya soal kemungkinan Disperindagkop Seruyan menganggarkan penggantian atap tersebut, Sumardjono mengaku tidak ada anggaran untuk itu. Apalagi menurutnya, umur bangunan tersebut baru berjalan satu tahun. (kalteng pos/sampitonline.com)
110 Ribu Penduduk belum Miliki AKTE KELAHIRAN


KUALA PEMBUANG – Kepemilikan akte kelahiran sangat penting bagi setiap orang, baik sebagai bukti kelahiran maupun sebagai identitas sendiri. Meskipun demikian hingga saat ini masih banyak penduduk Kabupaten Seruyan yang beku memiliki akte kelahiran. Dari total jumlah penduduk Seruyan sekitar 158 ribu jiwa, hanya sekitar 158 ribu jiwa, hanya sekitar 30% yang sudah memiliki akte kelahiran.

"Banyak penduduk Seruyan yang belum memiliki akte kelahiran. Jumlah penduduk Seruyan sekitar 158 ribu jiwa, dari jumlah tersebut baru sekitar 48 ribu penduduk yang sudah memiliki akte kelahiran. Sedangkan sekitar 110 ribu jiwa belum memiliki akte kelahiran," ungkap Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Seruyan, Markus, Selasa (20/11).

Sebagian besar penduduk yang belum memiliki akte kelahiran tersebut berdomisili di daerah hulu Kabupaten Seruyan. (borneonews/sampitonline.com)
Pilkada Seruyan Masih Adem-ayem


KUALA PEMBUANG – Gaung pemilihan kepala daerah (pilkada) di Kabupaten Seruyan sepertinya masih terkesan adem-ayem. Meski ada beberapa nama yang sudah mulai tampak membuat gebrakan, banyak juga terkesan malu-malu menyatakan keinginan untuk maju sebagai calon kepala daerah.

Sejumlah nama yang mulai membuat gebrakan tersebut adalah H Ahmad ruswandi atau yang dikenal dengan H Iwan, Achmad sela Norwanda atau akrab disapa H Wanda dan H Rasyidi Harun. Jika H Iwan dan H Wanda telah memasang sejumlah baliho berukuran besar, H Rasyidi baru meminta restu melalui stiker berukuran kecil yang dipasang di sejumlah tempat.

"Siapa pun yang nanti maju, diharapkan bisa menciptakan Kabupaten Seruyan yang bisa lebih maju. Yang penting pilkada Seruyan bisa berjalan tertib, aman, dan damai, sehingga situasi bisa tetap kondusif," harap Amang Ilan, warga Kuala Pembuang, minggu (18/11). (kalteng pos/sampitonline.com)


Mangkir dari Tugas POLISI DIPECAT

KUALA PEMBUANG – Pejabat sementara Kepala Urusan (Kaur) Administrasi Tata Usaha Satuan Shabara Kepolisian Resor Seruyan Brigpol Arif Budi Bahtiar dengan NRP 74040556 dipecat. Arif dipecat dari institusi kepolisian karena melanggar kode etik profesi polri. Dia meninggalkan tugas lebih dari 30 hari berturut-turut, sehingga terbukti melanggar pasal 14 ayat 1 huruf a, Peraturan Pemerintah nomor 1 tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri.

"Yang bersangkutan telah melanggar kode etik profesi Polri, sehingga suka tidak suka, mau tidak mau harus mengeluarkan atau memberhentikan tidak hormat," tegas Kapolres Seruyan AKBP Dally Achamd Mutiara.

"Agar tidak menjadi duri dalam daging yang pada akhirnya dapat menghambat proses pembinaan anggota polri atau polres Seruyan lainnya," tandas Dally. (borneonews/sampitonline.com)

Hari Ini, Pawai Taaruf Tahun Baru Islam


KUALA PEMBUANG – Rabu (14/11) sore ini, sekitar pukul 15.00 WIB, ratusan orang rencananya akan mengikuti kegiatan pawai taaruf menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1434 H/2012 M yang dilaksanakan di Kuala Pembuang, kabupaten Seruyan.

"Peserta pawai taaruf menyambut Tahun Baru Islam 1434 H akan dilepas di depan lapangan Gagah Lurus Jalan A Yani Kuala Pembuang," jelas Sekretaris umum panitia hari besar islam (PHBI) Kabupaten Seruyan H Anang Rusli, selasa (13/11).

Namun katanya, belum diperoleh kepastian kemungkinan Bupati Seruyan HM Darwan Ali, wakil bupati H Tarwidi Tamasaputra atau pejabat penting lain di jajaran Pemkab Seruyan yang akan melepas peserta pawai taaruf menyambut 1 Muharram 1434 H tersebut. (kalteng pos/sampitonline.com)

Sekda Imbau Warga Gunakan Hak Pilih


KUALA PEMBUANG – Pada bulan April 2013 mendatang, masyarakat Kabupaten Seruyan akan melaksanakan pesta demokrasi berupa pemilihan kepala daerah (pilkada). Karena itu, berbagai sosialisasi telah dilakukan oleh KPUD untuk melancarkan kegiatan tersebut.

Sekretaris daerah (Sekda) Kabupaten Seruyan H Sutrisno SH mengatakan, pada pilkada mendatang, diharapkan masyarakat dapat memilih sesuai hati nurani, karena akan sangat menentukan nasib dan pembangunan Kabupaten Seruyan pada lima tahun ke depan.

"Dalam memilih, sebaiknya masyarakat tidak sampai terpengaruh oleh orang lain. Tetapkan hati dalam melakukan pemilihan. Mari kita bersama-sama menyukseskan pesta demokrasi ini, dan kita awasi pilkada tahun  2013," katanya. (kalteng pos/sampitonline.com)

Jalan Ibukota Kecamatan batu Ampar MEMPRIHATINKAN


KUALA PEMBUANG – Sejak dimekarkan dari Kecamatan Seruyan Tengah beberapa tahun lalu, hingga saat ini kondisi infrastruktur jalan di Kecamatan Batu Ampar masih memprihatinkan. Sebagian besar ruas jalan di kecamatan tersebut berupa tanah. Tidak terkecuali ruas jalan yang berada di ibukota kecamatab, Desa Sandul.

Warga Desa Sandul berharap agar di wilayahnya dilakukan peningkatan badan jalan, baik berupa pengaspalan, maupun semenisasi.

"Saat ini, baru ada satu ruas jalan di Desa Sandul yang sudah diaspal, dengan panjang sekitar 500 meter. Warga sangat berharap adanya peningkatan di sejumlah ruas jalan," kata Camat Batu Ampar Domases Al Atak. (borneonews/sampitonline.com)


KPU Belum Bisa Bayar Gaji PPK-PPS

KUALA PEMBUANG – Saat ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Seruyan masih belum bisa membayar gaji anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan panitia pemungutan suara (PPS).

Pasalnya, menurut Sekretaris KPU Seruyan M Hasan, sejak pelantikan 1 Oktober 2012 lalu, hingga saat ini, PPKdan PPS belum menyampaikan usulan kesekretariatan anggotanya.

"Apabila usulan kesekretariatan itu segera disampaikan, maka bisa secepatnya dibuatkan surat keputusan (SK)-nya. begitu juga pembayaran gaji atau honornya bisa segera dibayarkan," katanya. (kalteng pos/sampitonline.com)
2013, Rencanakan Buka Pendaftaran CPNS

KUALA PEMBUANG – Tahun 2013 mendatang, kabupaten Seruyan berencana akan melaksanakan penerimaan pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS0. Hal ini disampaikan langsung Kepala BKD Seruyan Arniansyah, kamis (1/11).

Menurutnya, rencana pelaksanaan penerimaan pendaftran CPNS di Kabupaten Seruyan seiring dengan berakhirnya moratorium penerimaan CPNS yang diberlakukan oleh pemerintah pusat pada akhir Desember 2012 mendatang.

"Karena moratorium dipastikan akan berakhir tahun ini, maka tahun depan kemungkinan besar bisa saja penerimaan CPNS baru di daerah kita dilaksanakan," ucapnya. (radar sampit/sampitonline.com)

Dinkes Pasang Spanduk Kawasan Larangan Merokok

KUALA PEMBUANG – Dalam memberikan kenyamanan beraktivitas, bekerja dan implementasi dai Peraturan bersama Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Seruyan memasang spanduk kawasan dilarang merokok.

Kepala Dinkes Dr Bahrun Abbas mengatakan, Pemasangan Spanduk tersebut bertujuan memberikan hak asasi warga yang menginginkan menghirup udara segar.

"Diharapkan dengan diterapkannya kawasan tanpa rokok pada kantor Dinkes dapat menjadi percontohan kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah lainnya di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Seruyan," katanya. (kalteng pos/sampitonline.com)

Bankkesbangpolinmas Buat Database ormas


KUALA PEMBUANG – Badan Kesatuan Bangsa, Politik, dan Perlindungan Masyarakat (Bankesbangpolinmas) Kabupaten Seruyan berupaya semaksimal mungkin menertibkan keberadaan organisasi kemasyarakatan (ormas) di daerah. Itu dilakukan untuk memperkecil ruang gerak ormas yang cenderung meresahkan masyarakat.

Menurut Kepala Badan Kesbangpolinmas Seruyan Harta Sima SPd, salah satu upaya yang akan dilakukan pihaknya adalah membuat database ormas, Lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan partai politik (parpol) yang ada di kabupaten Seruyan.

Untuk itu, dia berharap kepada semua ormas yang ada untuk melakukan pendaftaran ke Banksebangpolinmas, sehingga operasionalnya dianggap legal. (kalteng pos/sampitonline.com)
Harga Kambing Masih Stabil

KUALA PEMBUANG – Menjelang hari raya Iduladha, beberapa komoditas seperti daging kambing maupun sapi mengalami kenaikan. Namun sampai saat ini kedua barang tersebut belum mengalami kenaikan.

Adi salah seorang penjual daging kambing mengatakan, walaupun mendekati bulan haji namun sampai saat ini harga kambing masih belum ada kenaikan dan masih stabil.

"Untuk harga daging kambing dewasa dijual Rp1.2-1.5 juta dan harga sapi mencapai kisaran Rp 5-7juta. Sebenarnya harga hewan kurban tersebut tergantung dari jenis dan ukurannya," kata Adi. (radar sampit/sampitonline.com)


 Menteri PDT KUNJUNGI Kuala Pembuang

KUALA PEMBUANG – Guna melihat kondisi Kabupaten Seruyan yang saat ini masih menyandang status kabupaten tertinggal di Kalimantan Tengah (Kalteng, Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Helmy Faisal akan mengunjungi Seruyan.

Rencana kunjungan kader Partai Kebangkitan Bangsa  (PKB) itu di kabupaten berjuluk Bumi Gawi Hatantiring ini, disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Seruyan Sutrisno.

"Pada saat rapat dengan bupati di Kantor Wakil Presiden RI belum lama ini, pak menteri berjanji akan berkunjung ke Seruyan, kunjungan itu dijadwalkan tahun depan," kata Sutrino.  (borneonews/sampitonline.com)


Dinkes Belum Perlu Bagi Masker Gratis

KUALA PEMBUANG– Berbeda dengan beberapa daerah lain di Provinsi Kalteng, masyarakat di kabupaten Seruyan tampaknya tidak terlalu merasakan dampak yang ditimbulkan kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan.

Karena itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Seruyan merasa belum perlu membagikan masker gratis kepada masyarakat di daerah ini. Kendati stok masker untuk antisipasi bencana asap telah disiapkan.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Seruyan dr Bahrun Abbas, hingga saat ini warga di Kuala Pembuang dan sekitarnya tidak merasakan dampak kesehatan yang disebabkan kabut asap, senin (8/10). (kalteng pos/sampitonline.com)


Toko Buku Online "INGIN PASANG IKLAN / BANNER DI SINI, SILAHKAN HUBUNGI / SMS KE 05316728484" ....
Find us on Facebook
Follow Us